Responsive Ad Slot

Boruto: Naruto The Movie Rilis Pada Tanggal 7 Agustus 2015

Tidak ada komentar

Jumat, 05 Juni 2015

Boruto: Naruto The Movie
(ボルト・ナルト・ザ・ムービーBoruto: Naruto za Mūbī)
Data Film
Sebelumnya:
Tanggal Rilis
Jepang:
7 Agustus 2015
Boruto: Naruto the Movie (ボルトナルト・ザ・ムービー‐,Boruto: Naruto za Mūbī) adalah film Naruto kesebelas. Film ini pertama kali diumumkan saat akhir dari The Last: Naruto the Movie. Film ini direncanakan akan dirilis di bioskop Jepang pada tanggal 7 Agustus 2015, dan di negara-negara lain dengan teks bahasa Inggris, diakhir tahun 2015. Masashi Kishimoto memikirkan cerita tentang generasi berikutnya, dan mengkaitkannya kedalam Naruto Project.
Sinopsis
Ayahnya adalah Hokage Ketujuh, Naruto. Boruto adalah putranya yang benar-benar menyangkal dirinya. Meskipun di sisi lain, ia merasa bahwa ia ingin melampaui Naruto dengan mengagumkan dan heroik. Setelah lama, Boruto bertemu teman ayahnya, Sasuke, dan memohon padanya untuk dijadikan murid!? Ini mengangkat tabir pada kisah era baru yang digambarkan oleh Masashi Kishimoto.
Karakter yang Muncul

Sumber: Di Sini

Contoh Promotion (Tugas Bahasa Inggris)

Tidak ada komentar

Kamis, 29 Januari 2015

Contoh Promotion Something

Assalamu Alaikum Wr. Wb.



       I from Polo Classic Company, I want promote to you about my product. My product is bag.

      The bag of Polo Classic is high quality. This bag is very comfortable for a man or woman. About a price, don’t worry because my product is low price. If you want to buy this bag, this will selled in All Mall Carrefour or call me in 08**********.

Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

Macam-macam Tool Pada Photoshop (Tugas KWU)

Tidak ada komentar

Macam-macam Tool Pada Photoshop


1.a) Weld : Berfungsi untuk menggabungkan /menyatukan 2 obyek atau lebih yang berfungsi menjadi 1 bentuk obyek
b) Trim : Berfungsi untuk memotong 2 obyek yang saling bersinggungan
c) Intersect : berfungsi untuk membuat hasil irisan/potongan dari 2 obyek yang saling bersinggungan
d) Simply : berfungsi untuk memotong banyak obyek yang saling bersinggungan
e) Front Minus Back : berfungsi untuk menghilangkan obyek yang berada dibawah dan mengurangi bentuk obyek yang ada diatasnya
2.a) Pick Tool : Fasilitas yang sering digunakan dalam menggambar, fitur ini berfungsi sebagai pointer untuk memilih object, memindah object, memutar object, memperkecil object, memperbesar object, dsb
b) Roughen Brush : berfungsi untuk merubah garis luar objek vector
c) Zoom Tool : berfungsi untuk memperbesar tampilan
d) Bezier Tool : berfungsi untuk membuat kurva
e) 3 Point Curve : berfungsi untuk membuat kurva dengan menentukan titik awal, akhir dan titik tengah
f) Pen Tool : berfungsi untuk membuat gambar kurva
g) Hand Tool :
h) Arrow Shapes : berfungsi untuk membuat gambar berbentuk panah
i) Eyedropper Tool : berfungsi untuk memilih dan menyalin properti pada objek

j) Freehand Tool : berfungsi untuk membuat garis secara bebas

Contoh Personal Letter

Tidak ada komentar

 Contoh Personal Letter

Jl.Jatisari/2/5b
20 january 2015

Dear Hadyan

Assalamualaikum WR.WB
          How are you, Hadyan? you fine ? I and my family in good health. Hopefully you too. What in Surabaya often rain? In my home often rain, because rain I often late to school.
          Hadyan,next month already school holiday,are you have planning to out of town?
    If not, I want to visit your home.I want look Surabaya city and holidays with you.
          Don’t forget reply and I hope,I can holidays with you.

From


Mahdi


Name : Mahdi Albar
Class  : XI MIA-2/17 
http://profilsekolah.dispendik.surabaya.go.id/foto/logo/1354443051_logo.jpg

Asal Usul Kata Anime

Tidak ada komentar

Kamis, 15 Januari 2015

Anime, berasal dari kata “animation”, dalam kamus bahasa Inggris diartikan sebagai film animasi bergaya Jepang atau film animasi yang diproduksi oleh Jepang itu memang populer di Indonesia. Popularitasnya di Indonesia itu sebenarnya sudah dimulai pada awal dekade 1980-an ketika video betamax sedang menjamur.

Penggemar anime yang lahir pada dekade 1960-an dan 1970-an mungkin masih sangat ingat anime bertajuk “Voltus Five”, “God Sigma” “Candy-Candy” dan “Ikkyu-san” yang begitu populer pada dekade 1980-an. Namun popularitasnya di Indonesia saat itu masih terbatas karena beredar dalam format video betamax, sedangkan pada waktu itu ga semua orang bisa membeli perangkat pemutar video betamax.

Pada dekade 1990-an, anime dapat dikatakan benar-benar “booming” karena pada waktu itu stasiun televisi Indonesia mulai memutar beberapa serial anime populer sehingga dapat disaksikan siapapun yang memiliki televisi. Indosiar yang baru lahir pada pertengahan 1990-an juga ga mau ketinggalan untuk menayangkan anime. Malah anime-anime yang ditayangkan Indosiar saat itu sangat meledak di Indonesia.

Pemirsa setia Indosiar pada dekade tersebut tentu saja masih ingat tayangan serial anime yang sangat populer, “Sailor Moon” dan “Born to Cook”. Dibandingkan dengan stasiun-stasiun televisi lain di Indonesia, mungkin dapat dikatakan hanya Indosiar yang masih setia dan konsisten menayangkan anime di layar kaca hingga kini. Sebut saja “Digimon”, “Inuyasha”, “Gundam Seed”, “Dragon Ball”, “Detective Conan”, “GTO”, “Naruto” dan masih banyak anime yang pernah dan sedang ditayangkan di Indosiar.

Popularitas anime pun makin menggila setelah VCD dan DVD anime bajakan begitu mudah didapatkan di seantero Indonesia, tidak hanya dijual di pusat-pusat perbelanjaan, bahkan mudah didapatkan melalui internet. Para otaku, sebutan untuk penggemar anime dan manga, di Indonesia pun memberikan andil atas populernya genre tersebut dengan membentuk berbagai komunitas baik di dunia nyata ataupun di internet seperti milis dan forum.

Dalam artikel Michael O’Connell “A Brief History of Anime” dalam buku “Otakun 1999 Program Book” (1999), bahwa anime sebagai film animasi telah berkembang di Jepang sejak awal abad ke-20, tetapi dalam bentuk yang sekarang, baru dimulai pada dekade 1960-an ketika Osamu Tezuka, pembuat komik yang juga bapak manga Jepang, tertarik pada animasi setelah terlibat sebagai konsultan untuk film animasi buatan Toei “Alakazam the Great” (1960) yang berdasarkan komiknya.

Sebelum dekade 1960-an, gaya film-film animasi Jepang masih dipengaruhi oleh animasi Barat terutama animasi produksi Walt Disney. Menurut O’Connell, Tezuka membawa gaya baru dalam pembuatan anime terutama pada desain karakter dan juga penggunaan ekspresi emosi yang kaya. Desain karakter Osamu Tezuka yang menyederhanakan karakter wajah, pembuatan mata yang besar dan penggunaan ekspresi emosi pada karakter anime dan manga itulah membawa pengaruh dahsyat pada industri anime Jepang setelah Perang Dunia II.

Karya Osamu Tezuko yang fenomenal tentu saja adalah “Astro Boy”. Anime “Astro Boy” (1966) itu diangkat dari komiknya bertajuk sama yang dibuat pada dekade 1950-an. Gaya anime yang berdasarkan teknik ciptaan Osamu Tezuko makin berkembang setelah genre anime tidak lagi terbatas untuk konsumen anak-anak, tapi juga melebar ke berbagai genre seperti yang dikenal sekarang antara lain genre fiksi ilmiah, drama percintaan, horor dan aksi laga yang lebih banyak ditujukan pada konsumen usia remaja dan dewasa.

Lompatan terbesar yang dibuat di dunia anime ketika serial anime di televisi berjenis fiksi ilmiah meledak di pasaran. Hal ini terjadi berkat serial animasi “Uchu Senkan Yamato ” (di Amerika dikenal sebagai “Space Battleship Yamato”) karya Leiji Matsumoto mampu menangkap imanjinasi penontonnya. Leiji Matsumoto yang dianggap sebagai bapak anime fiksi ilmiah juga menginspirasi banyak anime bergenre fiksi ilmiah populer antara lain “Uchu Kaizoku Captain Harlock” dan “Galaxy Express 999″ (1999).

Selain itu subgenre fiksi ilmiah yaitu anime mecha (robot) yang menampilkan robot-robot raksasa yang dipiloti manusia yang sebenarnya sudah ada sejak Shotaro Kaneda menciptakan “Tetsujin 28″ pada 1966 yang kemudian disusul dengan serial populer “Voltus V”. Namun pada tahun 1979 subgenre tersebut mendapat darah baru setelah mengalami interpretasi baru dengan pembuatan serial anime bertajuk “Mobile Suit: Gundam” yang disusul dengan berbagai “spin off” (keturunan) seperti “Gundam X”, “Gundam Seed”, “Gundam Destiny” dan banyak lain.

Begitu pula dengan genre-genre lainnya yang juga populer seperti genre drama percintaan “Hana Yori Dango”, genre horor ” Angel of Darkness” dan sebagainya. Bicara tentang anime, juga tidak bisa dilepaskan dari manga. Di Jepang, pengertian anime sendiri tidak hanya mengacu pada animasi, namun juga mengacu pada manga. Terlebih lagi sebagian besar anime Jepang sering diangkat dari manga (komik Jepang), walau anime juga diangkat dari novel, game atau cerita rakyat Jepang. Selain itu, juga ada anime populer yang kemudian dibuatkan manga seperti serial “Gundam”.

Manga dalam bentuk modern telah dimulai sejak Perang Dunia dan juga memiliki akar sejarah yang sangat tua sejak awal kesenian Jepang, namun memiliki momentum sangat berarti setelah Osamu Tezuka menciptakan karya manga fenomenal “Astro Boy” pada tahun 1951. Ga heran jika dalam perkembangannya teknik pembuatan manga sangat terpengaruh oleh gaya Osamu Tezuka karena juga memiliki karakteristik sama dengan anime seperti desain karakter wajah dan mata yang bulat besar.

Selain itu, teknik Tezuka dalam membuat manga dengan pendekatan sinematografi mampu menyajikan kisah yang menggugah emosi pembacanya dibandingkan dengan komik Barat yang cenderung datar dari sisi emosi. Dalam proses tersebut, Tezuka telah mengajari dan menginspirasi para artis pembuat manga bagaimana memvisualisasikan dan membuat komposisi sebuah kisah manga yang dinamis dan selalu bergerak. Proses itu juga terlihat dalam pembuatan anime yang berdasarkan gambar-gambar yang dibuat tangan, walau kini dalam perkembangannya banyak menggunakan teknologi grafis komputer.

Juga tidak boleh dilupakan jasa artis wanita Machiko Hasegawa yang menciptakan manga “Sazae-san” sejak tahun 1946. Kisah manga karya Machiko Hasegawa yang memfokuskan pada kehidupan wanita inilah menginspirasikan manga genre shojo (drama percintaan) untuk segmen pembaca gadis remaja. Tidak heran jika genre manga shojo untuk remaja wanita hingga kini pun sangat terlihat pengaruh gaya Machiko Hasegawa seperti desain karakter wajah baik pria maupun wanita yang begitu lembut dan cantik, bentuk mata yang sayu dan bulu mata yang panjang.

Nah, seperti yang telah dikatakan di atas bahwa anime dan manga kini sangat populer di Indonesia sehingga mengalahkan komik dan animasi dari belahan dunia barat yang sempat berjaya seperti Tintin atau Superman dan Batman. Anda bisa melihat bagaimana banyaknya manga yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia di toko-toko buku Indonesia seperti manga “Kungfu Boy”, “Detecive Conan” dan sebagainya.

Begitupula penggemar manga juga ingin menyaksikan adaptasi manga dalam bentuk anime. Popularitas tersebut mau tidak mau pun membawa perubahan di Indonesia seperti munculnya komunitas penggemar manga dan anime. Selain itu, juga terlihat bagaimana penggemar anime dan manga di Indonesia mengekspresikan diri dalam “cosplay” yaitu berdandan dengan kostum yang berdasarkan karakter-karakter anime dan manga kesayangan mereka.

From : http://animeindo09.blogspot.com/2015/01/asal-usul-kata-anime-anime-berasal-dari.html
Don't Miss
© all rights reserved
made with by Avant Heim